INDONESIA VS KOREA (ASPEK KULINER)

18 Jun

Postingan lalu kita udah bandingin dari aspek bahasa. Sekarang saatnya makanan (ehmmm……..Yummy..!!).

 

Dulu nih makanan Jepang berjaya banget di Indonesia mulai dari ramen, sushi dengan macam-macam model dan isian, sashimi (ikan mentah), shabu-shabu, dll. Kalau sekarang resto-resto yang menawarkan makanan Korea sudah mulai bermunculan di kota-kota besar dengan  berbagai varian makanan. Mulai dari kimbap (sushi roll Korea), ramyeon (ramen punya Korea), bulgogi (daging asap), dan tentu aja kimchi (sayuran yang difermentasikan). Ada yang menawarkan rasa asli, ada juga yang usah dimodifikasi, hal itu maksudnya biar bisa diterima lidah kita. Soalnya, ada yang bilang kalau rasa makanan Korea itu ekstrim, kalau asem rasanya pasti aseeem banget, kalaupun pedas rasanya pedess bgt (ini katanya lho ya, jujur belom pernah makan. He..he..)

Namun ada perbedaan yang cukup signifikan antara makanan Jepang dan makanan Korea. Hal itu adalah rata-rata makanan Jepang disajikan mentah atau setengah matang. Sedangkan, makanan Korea semuanya disajikan matang sampai kimbap yang merupakan sushi roll ala Korea, isiannya yang berupa telur, daging sapi, dan sebagainya telah dimasak terlebih dahulu baru kemudian di roll dengan nasi dan rumput laut. Aku baru sadar itu pas nonton SS501 Summer Idol Adventure tapi lupa episode berapa. Disitu Kim Hyun Joong dipaksa untuk makan sushi di Jepang. Tau sendiri kan sushi di Jepang disajikan mentah, dan Hyun Joong setelah memakannya hingga melaksanakan aktivitas lainnya mengeluh mau muntah sambil memegangi perutnya. Dari situlah aku baru tau kalo makanan Korea disajikan matang, sebab kalau makanan Korea disajikan mentah masa’ sih orang yang dari kecil hidup di Korea gak suka makanan mentah. Kan aneh..!

 

Kalau mau dibandingin nih antara makanan Korea dan makanan Indonesia, menurutku lebih beragam makanan Indonesia. Mulai dari masakan, makanan kecil, kue, sampai makanan yang kalau dimakan kriuk2 kayak kerupuk. Kalo gak percaya coba deh liat di TVRI (lupa aku harinya apa), sering ditayangin berbagai macam festival makanan daerah dan macemnya banyyaaaak bangetzz. Bandingin deh festival makanan Korea asli (bukan yang diselenggarakan di Indonesia lho ya, karena pasti lebih sedikit yang dipamerin disini)  jumlah makanannya lebih beragam di Indonesia. Lagian kalau kita terus-terusan bangga dengan makanan dari Negara lain siapa coba yang akan bangga dengan makanan negeri kita sendiri..

Nulis postingan ini jadi pengen makan mi tik-tik dari Aceh. Mie-nya di goreng kering terus kemudian di kasih kuah yang gurih abis…..!!!ehemmmm Yummy..!

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: